BENGKALIS PERDA.ID– Tabir gelap di balik kasus Anak Gorok Leher Ayah kandung di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, akhirnya terungkap. RMMP (19), pemuda yang nekat menggorok leher ayah kandungnya, Rijal Pasaribu (47), ternyata bertindak karena dipicu rasa dendam dan sakit hati yang mendalam melihat sang ibu kerap menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Dendam yang Memuncak Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi nekat pelaku bukan terjadi tanpa alasan. Pelaku diduga sudah lama memendam amarah karena menyaksikan ibunya sering dipukul oleh korban. Puncaknya terjadi pada Selasa (7/4/2026), saat RMMP sudah tidak sanggup lagi menahan emosi melihat perlakuan kasar ayahnya.
“Anak kandungnya (pelaku) tidak terima kalau korban kerap sering memukul ibunya,” ungkap Yadi, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
BACA JUGA :Sadis! Anak Kandung di B engkalis Bunuh Ayah, Kondisi Leher Korban Nyaris Putus
Eksekusi Saat Korban Lengah Pelaku yang sudah gelap mata mengambil sebilah parang dari gudang dan mendatangi korban yang saat itu sedang tertidur lelap di kamar. Tanpa ampun, RMMP melayangkan parang tersebut ke bagian leher dan kepala ayahnya.
Luka bacok yang sangat serius pada bagian vital tersebut membuat nyawa korban tidak dapat tertolong lagi. Kondisi TKP pun tampak sangat memprihatinkan dengan ceceran darah segar di lantai kamar tempat korban dieksekusi.
Ancaman Hukum Menanti Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, menegaskan bahwa meski ada motif pembelaan terhadap ibu, tindakan menghilangkan nyawa orang lain adalah pelanggaran hukum berat. Saat ini, RMMP telah diamankan oleh Tim Reskrim Polsek Pinggir untuk proses penyidikan lebih lanjut.
“Petugas sudah mengamankan barang bukti berupa parang dan membawa pelaku ke markas kepolisian guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas AKBP Fahrian.






