Habib ‘Tukang Salon’ ODGJ Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api di Titi Gantung Semanggar Perlanaan

Habib Ketabrak Kereta Api di Perlanaan
Kondisi lokasi kejadian Habib 'Tukang Salon' setelah tertabrak kereta api di Titi Gantung Semanggar, Perlanaan.

PERLANAAN, PERDA.ID – Peristiwa tragis Habib ketabrak kereta api di Perlanaan ! Suasana duka menyelimuti warga Perdagangan , Kabupaten Simalungun, pada Minggu sore (3/5/2026). Sosok ikonik yang dikenal masyarakat sebagai Habib, seorang pria yang sehari-hari dikenal berprofesi sebagai tukang salon meskipun menyandang status Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis tertabrak kereta api.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di jalur perlintasan kereta api, tepatnya di kawasan Titi Gantung Semanggar, Perlanaan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan warga di media sosial, Habib menghembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian setelah tertabrak rangkaian kereta api yang sedang melintas. Dalam sebuah unggahan yang memperlihatkan situasi di lokasi, jenazah almarhum ditemukan tergeletak di sisi rel dan telah ditutupi dengan daun pisang oleh warga sekitar sebelum dievakuasi.

BACA JUGA : Makam Dibongkar di Simalungun, Kades Imbau Warga Tidak Kaitkan dengan Hal Mistis

Sosok Habib memang sudah tidak asing lagi bagi warga setempat. Meski memiliki keterbatasan, ia dikenal sebagai pria yang mandiri dan memiliki keterampilan memangkas rambut yang mumpuni. Banyak pelanggan yang merasa kehilangan karena almarhum sudah sejak lama melayani jasa pangkas rambut bagi masyarakat di sana dengan gayanya yang unik namun terampil.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun otoritas terkait mengenai kronologi pasti kecelakaan tersebut. Aparat setempat diharapkan segera memberikan pernyataan guna memberikan kejelasan atas musibah yang terjadi di area Titi Gantung tersebut.

BACA JUGA : Makam Dibongkar di Simalungun, Jasad Ditemukan Berpindah 15 Meter dari Liang Lahat

Kabar kepergiannya seketika viral di media sosial dan memicu gelombang ucapan duka dari para pelanggan setianya. Salah satu warga menuliskan rasa kehilangannya dengan menyebutkan bahwa almarhum adalah sosok yang pernah berjasa memangkas rambutnya dan mendoakan agar amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sepanjang jalur perlintasan kereta api. Redaksi PERDA ID turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga serta kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *