ASAHAN, PERDA.ID – Pelarian sepasang kekasih yang nekat meninggalkan bayi mereka di tengah jalan Kelurahan Aek Loba Pekan berakhir di tangan polisi. Personel Polsek Pulau Raja, Polres Asahan, berhasil mengungkap identitas dan mengamankan kedua pelaku setelah melakukan penyelidikan selama satu minggu.
Kasus ini menjadi titik terang dari peristiwa penemuan bayi perempuan bernama Aisyah yang sempat menghebohkan warga pada Rabu malam (18/3/2026) lalu.
Setelah menelusuri berbagai informasi dari masyarakat dan jejak administrasi, polisi akhirnya mengantongi identitas terduga pelaku. Pada Rabu pagi (25/3/2026), petugas bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial M.A (20).
BACA JUGA : Penemuan Bayi Aisyah di Aek Loba Asahan Sempat Hebohkan Warga
Dalam proses interogasi, M.A tidak dapat mengelak dan mengakui bahwa dirinya adalah ayah dari bayi tersebut. Ia mengaku melakukan aksi tersebut bersama kekasihnya, seorang perempuan berinisial D.P (20), yang kemudian diamankan petugas di lokasi berbeda.
Berdasarkan keterangan pelaku, bayi Aisyah lahir pada Agustus 2025 di Medan dan merupakan hasil hubungan di luar pernikahan. Alasan mereka nekat meninggalkan bayi di jalanan umum cukup memprihatinkan.
Keduanya mengaku merasa sangat ketakutan kepada orang tua masing-masing, terlebih saat ini suasana sudah mendekati peryaan Idulfitri. Dalam kondisi panik, mereka sepakat meletakkan Aisyah di jalan dekat rumah pelaku pria dengan harapan ada warga yang segera menemukannya.
BACA JUGA : Update Kondisi Bayi Aisyah Setelah Dievakuasi
Beruntung, bayi Aisyah yang ditemukan oleh warga berinisial S (62) dalam posisi telungkup pekan lalu kini berada dalam kondisi sehat setelah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Aek Kuasan.
Saat ini, kedua pelaku beserta bayi tersebut telah diamankan di Polsek Pulau Raja. Kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam menangani kasus yang menyangkut keselamatan anak dan meminta masyarakat untuk selalu waspada serta melaporkan kejadian serupa.






